Terkuak! Temanmarketing.com Jual Data Nasabah Kartu Kredit

Kamis, 19 April 2018 | 15.42 WIB

Bagikan:
cover 
TOPIK - Kejahatan cybercrime semangkin terbuka, buktinya Temanmarketing.com terang-terangan melakukan transaksi pembelian data nasabah kartu kredit secara online. Setelah proses jual beli selesai, pelaku menyaring nasabah mana yang masih aktif.

Selanjutnya, mereka meminta akses penggunaan kartu kredit tersebut kepada pihak bank dan korban dengan cara menipu.

Dari pantuan Topik.co.id di laman temanmarketing.com dan temanmarketing.org dua situs penyedia data nasabah yang saling terkait itu ternyata masih bisa diakses hingga hari ini, Kamis (19/4/2018) sekitar pukul 15.40 WIB.

Pada situsweb temanmarketing.com, tampilan laman utama situs tersebut terlihat begitu sederhana dengan warna putih polos.

Dalam website itu tertulis jelas "Untuk Anda yang sedang mencari database nasabah untuk kegiatan prospek atau untuk promosi penawaran produk yang Anda jual, maka penawaran yang temanmarketing.org berikan adalah solusi yang sangat pas untuk Anda," seperti penjelasan yang muncul saat kategori ‘Download Gratis Database Nasabah Saham’ jika diklik.

temanmarketing.com

Tak hanya kategori itu, ada juga kategori-kategori lain seperti ‘Download Gratis Database Nomor Handphone’, ‘Download Gratis Database Nasabah Perbankan’, hingga ‘Download Gratis Database Nomor HP Pemain Judi Online’ yang bisa ditemukan.

Pemilik situs pun terlihat terang-terangan menginformasikan nomor ponsel dan alamat surelnya di laman tersebut.

Sementara itu, di situsweb http://temanmarketing.org, pengelola situs mencantumkan harga untuk setiap data yang mereka jual. ‘Database Nasabah Prioritas KTA’ misalnya, tertulis harganya senilai Rp500,00, sedangkan untuk ‘Database Nasabah Asuransi’ dijual seharga Rp350,00.

Informasi terakhir yang diterima Topik.co.id, Kamis (19/4/2018) sore dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya telah menangkap empat pelaku tindak pidana penipuan dan pembobolan kartu kredit pada Senin (16/4/2018) lalu.

Mereka beroperasi dengan mengandalkan data nasabah yang dihimpun secara ilegal untuk kemudian diperjualbelikan di situsweb temanmarketing.com.

"Pelaku mengambil alih penggunaan kartu kredit tersebut dan membelanjakannya dengan menggunakan data nasabah tersebut," demikian keterangang diterima Topikco.id yang dirilis dari Polda Metro Jaya.

[Yu/Ded]
Bagikan:
KOMENTAR