Deretan Rudal Nuklir Paling Berbahaya di Dunia

Senin, 16 April 2018 | 19.29 WIB

Bagikan:
cover
TOPIK - Konflik antara Amerika Serikat (AS) dengan Suriah dan Rusia terus memanas. Hingga kini serangan AS dan sekutunya terus menyerang Suriah.


Rusia yang merupakan sekutu Suriah mengklaim kebanyakan rudal yang ditembakkan militer AS bersama Inggris dan Prancis berhasil ditembak jatuh.

Baca juga - Dilempar Bendera Rusia, Trump Acungkan Jempol

Namun, dalam catatan sejarah AS pertama kali menjatuhkan rudal nuklir yang lebih dikenal bom atom Little Boy di Kota Hiroshima (6/8/1945) dan Nagasaki (9/8/1945) di Jepang.

Jatuhnya rudal itu menewaskan kurang lebih 240.000 orang seketika. Dari Keterangan singkat di atas, perkembangan nuklir semakin maju, baik secara teknologi dan tingkat daya ledaknya lebih dari 20 kilo (ribuan) ton TNT, seperti yang terjadi di Jepang.

Lantas, negara-negara mana saja yang mengembangkan rudal nuklir berbahaya tersebut? Berikut deretan rudal nuklir paling berbahaya di dunia.
[cut]
R-36M2

1. R-36M2 - ICBM (Uni Soviet/Rusia) 

Rudal ini pertama digunakan pada tahun 1974, R-36 telah mengalami beberapa perubahan yang pada satu waktu rudal ini dilaporkan mampu membawa hulu ledak dengan kekuatan 20-25mt.

Perkembangan terakhir dari rudal R-36M2 memiliki 10 750kt hulu ledak dengan jangkauan sekitar 11.000 km. Kecepatan tertinggi rudal ini mencapai 8 km per detik dan CEP skeitar 200 m.
[cut]
DF-5

2. DF-5/5A - ICBM (China) 

DF-5 mulai beroperasi pada tahun 1981 dan mampu mengirimkan pesan kepada musuh bahwa Cina tidak merencanakan serangan tetapi memastikan akan menghancurkan siapa saja yang berani menyerang rudal ini.

Rudal ini mampu membawa hulu ledak dengan kekuatan 5mt dan jangkauan lebih dari 12.000 km. Selain itu DF-5 memiliki CEP sekitar 1 km yang berarti memiliki satu kemampuan untuk meratakan satu kota.
[cut]
UGM-133

3. UGM-133 Trident II - SLBM (AS/Inggris) 

Trident II merupakan SLBM kekuatan kapal selam milik AS dan Inggris. Rudal ini mulai beroperasi pada tahun 1990 dan sekarang sudah diperbaharui dan ditingkatkan.

Trident II mampu membawa 14 hulu ledak, namun beberapa keputusan membuat rudal ini hanya mampu membawa 4-5 455kt hulu ledak.

Jangkauan rudal ini bervariasi yaitu 7.800-11.000 km serta CEP 120 m.
[cut]
R29

4. R29RMU2 Layner - SLBM (Rusia) 

SLBM terbaru milik Rusia, Layner mulai beroperasi pada tahun 2014. Rudal ini lebih efektif dibandingkan dengan rudal versi sebelumnya, R-29RMI Sineva.

Layner memiliki jangkauan 11.000 km dan dapat mengangkut maksimal dua belas hulu ledak - kemungkinan 100kt untuk masing-masing hulu ledak.
[cut]
RSM

5. RSM-56 Bulava - SLBM (Rusia)

Dalam hal SLBM, Uni Soviet dan Rusia agak jauh di belakang AS dari segi kinerja dan kemampuan. Bulava saat ini dipersenjatai dengan enam 150kt hulu ledak.

Meskipun menurut laporan sebenarnya mampu membawa sampai 10 hulu ledak. Jangkauan rudal nuklir ini yaitu sekitar 8.000 km dan CEP yang relatif tinggi 300-350 m.
[cut]
LGM

6. LGM-30G Minuteman III - ICBM (AS) 

Ini adalah satu-satunya rudal nuklir yang berbasis ICBM yang dimiliki oleh AS. Pertama digunakan pada tahun 1970.

Kecepatan rudal ini bisa mencapai 8 km per detik dan CEP di bawah 200 m. Meskipun sudah tua, tapi rudal ini tetap tangguh yang mampu membawa tiga hulu ledak.
[cut]
RS24

7. RS-24 Yars - ICBM (Rusia) 

Rudal ini terkait dengan Topol-M, tetapi bisa membawa 150-300kt hulu ledak dan dilaporkan memiliki CEP sekitar 50m.

Senjata mematikan ini memiliki karakteristik yang hampir sama dengan Topo-M, Yars juga dapat mengubah arah ketika sedang dalam penerbangan.
Bagikan:
KOMENTAR