Lewat Medsos, Presiden Jokowi Tanggapi Panasnya Isu PKI

Selasa, 06 Juni 2017 | 00.30 WIB

Bagikan:
Presiden Jokowi | foto: setpress
TOPIK - Lewat media sosial (Medsos), Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi isu terkait Partai Komunis Indonesia (PKI) atau penganut paham komunis di negeri ini.

"Saya baru berumur empat tahun ketika PKI dibubarkan. Orang tua saya juga jelas, tinggal di desa mana, kampung mana. Begitu juga kakek dan nenek saya. Semua bisa dicek," tulis akun Presiden Joko Widodo di halaman resmi Facebooknya, @Jokowi, Senin (5/6/2017).

Jokowi mengungkapkan bahwa dirinya malas menanggapi soal PKI, "Sebetulnya saya malas menanggapi soal PKI ini, tapi sekarang mumpung ada kesempatan, saya bicara," tulisnya.

Mantan Gubernur Jakarta itu juga menekankan bahwa tak ada ruang bagi komunis di Indonesia dan PKI telah dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Tanah Air.

"Sekali lagi, saya menegaskan bahwa tak ada ruang bagi komunisme di Indonesia. Sebab, PKI telah dinyatakan sebagai organisasi terlarang di Tanah Air.  Di konstitusi kita jelas, ada Tap MPRS-nya bahwa komunis dilarang di negara kita, Indonesia," keterangan yang tertulis di akun resmi Presiden Jokowi.



[Son]
Bagikan:
KOMENTAR