Perbaikan Akses Jalan, Pemprov DKI Jakarta Percayakan Holcim

Selasa, 18 Agustus 2015 | 00.34 WIB

Bagikan:
Perbaikan akses jalan oleh Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Holcim Indonesia | bisnistoday.com/sonny
BISNIS TODAY - Semakin meningkatnya jumlah kendaraan bermotor yang melintasi Ibukota dan kebutuhan transportasi setiap harinya, mendesak Pemprov DKI Jakarta untuk menyediakan infrastruktur yang memadai, baik dalam bentuk pembangunan jalan baru atau perbaikan jalan yang berada dalam kondisi kurang baik. 

Saat ini, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Holcim Indonesia untuk proyek perbaikan beberapa ruas jalan termasuk jalur TransJakarta dengan solusi perbaikan jalan berdaya cepat bernama SpeedCrete™. Kontrak pertama senilai 5,5 juta dollar AS yang ditandatangani oleh Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta pada kuartal kedua tahun ini, mencakup perbaikan jalur TransJakarta sepanjang 12 KM dari total rencana yaitu 200 KM, mulai dari pekerjaan lapisan dasar hingga lapisan permukaan akhir. 

Sedangkan kontrak kedua, baru saja ditandatangani Senin, 3 Agustus 2015 lalu untuk perbaikan akses jalan Marunda, persimpangan Kebon Nanas - Ahmad Yani, dan persimpangan Pramuka - Matraman dengan total volume 1,550 m3.

Selama ini, para penduduk Jakarta masih harus berjuang untuk melalui lalu lintas dan peningkatan jumlah kendaraan yang tidak seimbang dengan pertumbuhan jalan sehingga mengakibatkan kemacetan parah, serta kerugian secara ekonomis berupa hilangnya waktu dan pemborosan bahan bakar. Tak seperti perbaikan jalan konvensional yang biasanya memakan waktu berminggu-minggu, SpeedCrete™ memberikan solusi beton berdaya cepat untuk perbaikan jalan dengan pengerjaan selama 7 jam saja pada malam hari. 

"Pemerintah sangat menghargai adanya solusi-solusi bernilai tambah seperti ini yang bisa membantu pembangunan perkotaan dan menjawab tantangan-tantangan yang ada di lapangan. Di negara yang berkembang pesat seperti, Indonesia, beton SpeedCrete™ sangat cocok diterapkan dikota-kota besar di Indonesia dengan lalu lintas yang padat guna menghindarkan kemacetan lalu lintas selama proses penanganan jalan," terang Ir. H. Yusmada Faizal, Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta.

Populasi Jakarta sendiri diprediksi mencapai 30 juta jiwa dalam kurun waktu lima tahun ke depan, menyebabkan tantangan infrastruktur yang luar biasa di ibukota, ditambah lagi dengan tidak mencukupinya jalan tol dan jalan lokal penghubung antar propinsi yang ada saat ini. Namun Holcim telah mengukir reputasi yang baik dalam menghasilkan ide-ide inovatif, sebagai penyedia solusi berkesinambungan yang menepati janjinya untuk masa depan masyarakat. 

"SpeedCrete™ telah melalui proses pengembangan teknologi yang saksama. Semua masukan dan kebutuhan pelanggan, membantu kami dalam mengembangkan solusi-solusi lain untuk kebutuhan yang berbeda," ujar Derek Williamson, Head of Aggregate and Construction Materials, Holcim Indonesia kepada Bisnis Today.

(Sonny/Ads)
Bagikan:
KOMENTAR